“Bodoh!”
“Siapa yang bodoh?!”
“Ya, kamulah! BAKAAAA!!!”
“Daripada kamu, NENEK CEREWET!!!”
Pertengkaran antara Yurika dan Shou tidak bisa dielakkan lagi “Sudahlah, Yurika, Shou,” Lerai Natsumi. Namun mereka hanya menganggapnya angina lalu. Ryouji mendatangi Natsumi, “Begitulah mereka. Sekali adu mulut, susah berhenti,” Mendegar hal itu, Natsumi menghelas nafas panjang seraya berkata, “Mereka niat pacaran nggak, sih?” Yurika an Shou diam sesaat. Sedetik kemudian, mereka menjawab dengan pasti, “NGGAK!!!”
* * *
Pulang sekolah, Yurika dan Shou perang dingin. Mereka berjalan berjahuan satu sama lain. Shou sampai hamper kesrempet mobil gara-gara kejahuan. “Yurika, mau sampai kapan kamu ngambek?” Tanya Natsumi Ryouji menanyakan hal yang sama dipada Shou di sisi jalan yang lain, “Kenapa nggak baikan saja sama Yurika?” Shou dan Yurika tetap diam. Boro-boro baikan. Saling liat aja ogah. “Padahal udah 3 bulan jadian. Kok masih belum akur-akur juga…” Ujar Natsumi dan Ryouji bersamaan. Walhasil, Yurika dan Shou mukanya merah padam. “Kami nggak jadian, kok!” Bantah Yurika. “Lagipula, bukan keinginan kami berhubungan. Kami NGGAK PACARAN!” Tegas Shou.
“Lho, emang tadi kita bilang pacaran, ya, Ryouji?” Tanya Natsumi seraya menatap Ryouji. Cowok itu menggeleng, “Nggak. Kan tadi bilangnya jadian,” Ujarnya, “Bisa aja ‘kan maksudnya…. CALON TUNANGAN misalnya,”
Yurika jatuh dan Shou kejedug traffic lamp, “KALIAN INIII!!!!” Natsumi dan Ryouji nyengir kuda. Para pejalan kaki di sekitar mereka diam karena kaget. Yurika dan Shou mingkem, menahan malu, “Ini gara-gara kamu, Shou!” Kata Yurika kesal. Shou yang dituduh, jelas nggak setuju, “Kamu sendiri juga!” Dalam waktu 2 detik, mereka balik bertengkar hebat. Ryouji dan Natsumi mendesah pelan, “Dasar pasangan heboh,”
* * *
kejeduk traffic jam? apa maksudnya traffic lamp? =))
traffic jam=kemacetan lalu lintas
Ehem…. yah…. itu…. Silahkan anda bayangkan sendiri bagemana maksudnya *digampar pembaca*
Kaya’nya emang Eri salah ketik. Hehehehe =P